Jenis-jenis Metode Pemeriksaan Tuba Falopi yang Penting untuk Kamu Ketahui

pemeriksaan tuba falopi program kehamilan

Impian bagi sebagian besar pasangan yang sudah menikah adalah memiliki momongan sesegera mungkin. Namun sayangnya karena beberapa faktor seperti tersumbatnya tuba falopi menghalangi impian itu.  Oleh karena itu alangkah baiknya kamu segera melakukan pemeriksaan tuba falopi. Cara pemeriksaan ini terbagi atas :

  1. Histerosalpingografi 

Pada metode yang sering disingkat HSG ini akan menggunakan foto rontgen untuk mengambil gambar bagian dalam organ reproduksi kamu. Mulai dari rahim, tuba fallopi, dan daerah sekitarnya. Untuk mempermudah dan memperjelas hasil analisis, dokter akan menyuntikkan cairan yang disebut cairan kontras ke dalam rahim. Mengapa bisa mempermudah dan memperjelas? Ya itu karena fungsi dari cairan ini adalah untuk “mewarnai” bagian dalam organ reproduksi kamu. Dengan pewarnaan ini maka seluruh bagian yang ada dapat lebih terlihat dengan jelas dan detail. Bila sudah demikian, menemukan sumber masalah kesuburan dapat dilakukan dengan lebih cepat.

  1. USG Transvagina

Nampak jelas dari nama metode pemeriksaan tuba falopi kedua ini, pemeriksaan menggunakan metode USG. Gambar bagian dalam reproduksi kamu akan ditampilkan menggunakan gelombang bunyi berfrekuensi tinggi. Jadi secara prinsip lebih ringkas daripada metode HSG yang perlu bantuan dari cairan kontras.  Metode USG Transvagina ini memiliki beberapa fungsi  selain mengecek masalah kesuburan yaitu :

  1. Melakukan pemeriksaan pada wanita yang mengalami perdarahan pada bagian vaginanya. Jelas bila sedang mengalami pendarahan, metode HSG jelas tidak memungkinkan untuk dilakukan. Contoh gangguan yang bisa menyebabkan pendarahan ini adalah kehamilan ektopik di mana zigot hasil pembuahan tidak menempel di uterus/dinding rahim.
  2. Mengecek posisi bagi wanita yang menggunakan alat kontrasepsi pencegah kehamilan seperti spiral ataupun IUD dalam rahimnya 
  3. Membantu diagnosis pada masalah yang lebih serius. Contohnya kanker pada organ reproduksi, kista, keguguran, janin terlilit plasenta, dan cacat pada janin.
  4. Histeroskopi

Pada metode histeroskopi, dokter menggunakan selang tipis yang fleksibel sebagai alat bantu pemeriksaan. Pada ujung selang itu terpasang kamera mini yang akan menampilkan kondisi bagian dalam organ reproduksi kamu.  

  1. Laparoskopi

Prinsip pada metode pemeriksaan tuba falopi terakhir ini kurang lebih sama dengan histeroskopi. Menggunakan bantuan kamera untuk melihat bagian dalam. Bedanya pada histeroskopi, kamera dimasukkan ke bagian vagina, sementara pada laparoskopi, dokter akan memberikan sayatan kecil dulu ke perut kamu.  Baru dari sayatan itu kamera akan dimasukkan. 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *