Perbedaan BPR dan Bank Umum

ilustrasi bunga bank perkreditan rakyat

BPR atau Bank Perkreditan rakyat dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan bank, BPR juga dapat menyediakan berbagai pinjaman yang dibutuhkan masyarakat untuk usaha atau suatu kebutuhan yang mendadak. Walaupun begitu, sampai sekarang masih ada yang bingung akan perbedaan dari BPR dengan Bank Umum, termasuk juga bunga bank perkreditan rakyat itu berbeda dengan bunga simpanan bank umum.

Perbedaan Bank Umum dan BPR

Antara BPR dan bank umum tentu memiliki suatu perbedaan, diantaranya adalah,

  1. Permodalan

Saat mendirikan bank umum, kalian harus menyiapkan modal paling sedikit adalah Rp 3 triliun dan bank umum syariah sebesar Rp 1 triliun.

Sedangkan untuk BPR, minimal modal yang dibutuhkan adalah sekitar Rp 4 miliar. Itupun tiap kota berbeda-beda dengan yang minimal paling tinggi adalah di Jakarta yaitu sekitar Rp 14 miliar.

  1. Batasan Layanan

BPR sendiri memang sejak awal telah menyasar nasabah yang kebutuhan layanan perbankannya masih sederhana. Misalnya adalah untuk menabung serta meminjam uang atau kredit.

Sedangkan kegiatan bank umum misal simpanan giro, kegiatan perasuransian, dan kegiatan valas tersebut tidak dapat dilakukan di BPR. Selain Itu, bank umum juga menyediakan berbagai layanan transaksi keuangan lain dari kliring, valuta asing, sampai transfer keluar negeri.

Layanan Produk Simpanan

  1. Layanan Produk Simpanan

BPR sendiri menyediakan produk simpanan tabungan serta deposito berjangka. Tapi BPR tidak menyediakan simpanan giro seperti yang ada di bank umum. 

Termasuk juga bunga bank perkreditan rakyat itu berbeda dengan bunga simpanan bank umum. Deposito untuk bunga bank perkreditan rakyat yang dapat jaminan dari Lembaga Penjamin Simpanan atau LPS maksimalnya adalah 8.75 persen. Hal itu sangat jauh lebih tinggi daripada bank umum yang juga mendapat jaminan dari LPS sebesar 6.25 persen untuk deposito rupiah serta sebesar 0.25 persen untuk deposito valas.

  1. Layanan Kredit

Di BPR menyediakan kredit atau pinjaman yang bisa diakses oleh masyarakat. Tapi, kredit yang disediakan oleh BPR tersebut terbatas tanpa agunan atau kredit untuk karyawan serta kredit usaha kecil. Nilai kredit yang ada pun cukup terbatas, tidak seperti bank yang dapat berpuluhan rupiah. BPR juga tidak mempunyai layanan kredit karena mereka memang bukan penerbit kartu kredit.

Sedangkan untuk bank umum, layanan kreditnya lengkap, dari kredit konsumtif seperti kredit properti, kartu kredit, sampai kredit kendaraan bermotor. Ada juga yang namanya kredit investasi serta kredit modal kerja dari berbagai segmen pada nasabah. 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *